Pembagian Kalam


  بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ

 وأقسامه ثلاثة اسم و فعل وحرف جاء لمعنى

Kalam

Pembagian kalam ada tiga,yaitu: isim, fi'il dan harap yang telah datang/memiliki arti.

Susunan dalam bentuk perkataan bahasa arab terdiri dari 3 macam kelimat yang terdiri:

1. Isim = اسم = Kata sebutan/benda

 كلمة دلت على معنا فى نفسها ولم تقترن بزمان وضعا
yang berarti:
Sesuatu kelimat yang menunjukan arti pada dirinya dengan tidak membutuhkan waktu pada nyatanya, maka jika mengartikan kalimah isim tidak usah pakai kaitan waktu, contoh: زيد قائم = jaid adalah berdiri.

2. Fi'il = فعل = kata kerja

 كلمة دلت على معنا فى نفسها واقترنت بزمان وضعا
Yang berarti;
Sesuatu kelimat yang menunjukan arti pada dirinya dengan membutuhkan waktu pada nyatanya, maka jika mengartikan kalimah fi'il harus pakai kaitan waktu, contoh: جاء زيد = jaid telah datang/ telah datang jaid. Jika mengertikan ke bahasa indonesia mesti difahami ejaan berbesa antara MD(Menerangkan Diterangkan) dan DM(Diterangkan Menerangkan). biar gak jadi masalah jika seseorang mengertikan sesuatu, kita lebih tahu pakai ilmu nahwu atau tidaknya,

3. Huruf = حرف

 كلمة دلت على معنا فى غيرها ولم تقترن بزمان وضعا
Yang berarti;
Kelimat yang menunjukan arti pada pada yang lainnya (jika disatukan dengan yang lain) dan tidak dibarengi jaman/waktu pada perbakuannya.

والحرف ما لا يصله معه دليل الإسم ولا دليل الفعل

Yang berarti:
Tidak pantas sesuatu atasnya baik dalil isim atau fi'il. hurup bisa ada arti jika disatukan dengan kalimah isim atau fi'il (تحتاج إلى متعلق تفيد به معنا )
Contoh;
من,الى,عن,على,فى,رب,ب,ك,ل,و,ب,ت tentunya kata yang tidak bisa berdiri sendiri tampa ada sandaran kekalimat isim atau fi'il

Pengertian Kalam


 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ

 الكلام هو اللفظ المركب المفيد بالضع

Artinya: Kalam ialah lafaz yang tersusun dan bermakna lengkap.

Maksudnya, kalam menurut istilah ahli Nahwu, ialah harus memenuhi empat syarat, yaitu :

  • Lafaz, yaitu :
الصوت المشتمل على بعض الحروف الهجاءية

 Artinya: Uapan yang mengandung sebagian huruf hijaiyyah

Contoh: كتاب (Kitab), مجلس (Majelis atau tepat pertemuan), قام(pena),  مسجد (mesjid), dan sebagainya, jadi suara ayam, bedug, kaleng petir, mesin, dan sebagainya tidak termasuk lafaz.



  • Murakkab (tersusun), yaitu:
 ماتراكب من كلمتان فاكثر

 Artinya: Ucapan yang tersusun atas dua kaliah atau lebih

Contoh: زيد قائم (Zaid berdiri). الله أكبر (Allah Maha Besar), سبحانالله  (Maha Suci Allah).Jadi, kalau satu kaliah saja, bukan teramasuk muraqqab, Yang dimaksud dengan "kalimah" disini ialah sepatah kata


  • Mufid (bermakna), yaitu: 
 ما افاد فائدة يحسن السكوت من المتكلم والسامع عليها
Artinya: adalah sebuah bahasa atau ungkapan yang apabila terdengar oleh mustami' (pendengar) tidak menimbulkan pertanyaan, sehingga tidak perlu lagi bertanya terhadap apa yang telah diceritakan oleh mutakalim (orang yang berbicara)
  •  Wada', yaitu:
  فسره بعضهم بالقصد وبعضهم بالوضع العربي
    

Yang dimaksud Wada' di sini adalah lafadz yang diucapkan oleh manusia, akan tetapi ada perselisihan Ulama, sebagian Ulama ada yang berpendapat lafadz yang diucapkan oleh mutakallim, dan sebagian Ulama ada yang berpendapat lafadz yang diucapkan oleh orang arab.
Contoh : السلام عليكم
Lafadz السلام عليكم yang diucapkan oleh manusia berarti itu wada', tapi kalau yang mengucapkan lafadz tersebut burung beo berarti bukan wada'.

Tentang Nahwu


 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ
Ilmu nahwu adalah merupakan ilmu mempelajari kata/kelimat tata berbahasa arab,
tentang hukum belajar adalah diharuskan bagia siapapun yang ingin belajar berbahasa arab.
Berkenaan Al-Qur'an dengan bahasa arab, tentunya satu keharusan siapapun yang mempelajari Al-Qur'an diharuskan mempelajari ilmu nahwu ini, agar penjelasan serta penempatan bahasa beserta arti sesuai dengan konsep ini sebenarnya.
Merujuk ke keharusan, banyak metode yang dijelaskan baik dikitab-kitab ilmu nahwu atau penjelasan para ustadz/ulama/guru berkenaan dengan itu, mesti kita teliti dan benar-benar dalam belajarnya, baek salafiyyah ataupun modern yang terpenting belajarnya.
Disini kami ingin mencoba menyatukan antara pendapat salafiyah dan modern biar bisa di pahami begitu jelasa, kamu ambil dari kitab Jurumiyyah, Yaqulu/Qoidah al-Jurumiyyah dan Al-Fiyyah Ibnu Malik, الجرومية , الفية إبن مالك , قائد الجرومية
Kami sangat berharap masukan dari kawan, teman dan siapapun untuk demi kemajuan semuanya,